Puluhan Bediler Diterjunkan Basmi Hama Tikus Di Desa Gredek Gresik

  • Bagikan

Para bediler foto bareng bersama Kepala Desa Gredek Moh. Bahrul Ghofar, seusai perburuan hama tikus di sawah. Foto istimewa.(5/11) @503m

 

GRESIK, MMCNEWS – Dalam rangka membantu kesejahteraan para petani dalam melindungi tanaman mereka dari gangguan hama tikus, Kepala Desa Gredek mengundang para bediler dari berbagai komumitas didaerah Gresik dan Surabaya salah satunya Community Bediler Gresik (CBG) dan Komunitas Senapan Angin Indonesia (KSAI) dengan titik kumpul Kantor Balai Desa Dredek Kecamatan Duduk Sampean Kab. Gresik.

Puluhan bediler diundang dengan misi untuk membasmi hama tikus yang menjadi musuh para petani, berawal dari kebiasaan para petani yang berusaha membasmi hama tikus dengan memakai jebakan Strom kabel listrik yang dimana sangat membahayakan nyawa seseorang.untuk itu saat ini penggunaan Strom kabel listrik sudah dilarang dengan ditempelkannya pengumuman disetiap gang pertigaan.

IMG20221105234533

Timbul ide yang cemerlang dari Kepala Desa Gredek Moh. Bahrul Ghofar, menggandeng para bediler untuk bakti sosial dalam memberantas hama tikus, disisi lain cara ini paling efektif karena selain bisa membantu warga petani juga bisa menyalurkan hoby mereka, kegiatan baksos seperti ini diadakan setiap tahun dan ini yang ketiga kalinya.

“Kami selaku Kepala Desa Gredek bersama gapoktan Desa Gredek, mengundang sekira 80 personil bediler, pemburu tikus yang tergabung dalam Community Bediler Gresik (CBG) dan Komunitas Senapan Angin Indonesia (KSAI) semoga usaha para bediler hari ini dapat membantu para petani setidaknya mengurangi pertumbuhan hama tikus di Desa Ini.” kata Ghofar, Sabtu (05/11/22) pukul 21.00 win.

IMG_20221106_003627

Kepala Desa Gredek Ghofar juga memberikan arahan dan tehnik perburuan hama tikus dimulai dengan pembagian kelompok.Masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang bediler dengan satu orang penunjuk jalan, kemudian mereka berpencar ke tengah sawah dengan unit Senapan angin yang sesuai SOP 4.5 mm. Perburuan tikus di areal persawahan start mulai pukul 21.00 wib dan kembali ketempat markas Balai Desa Dredek pukul 12.00 wib. Dari hasil perburuan para bediler membasmi kurang lebih 800 ekor hama tikus sebagian ada yang lolos dan mati didalam lubang.

“Masing masing kelompok nantinya yang mendapatkan hasil buruan terbanyak akan kami berikan hadiah yang sebesar Rp.500.000.’ kedua Rp.400.000,’ Ketiga Rp.300.000,’ dan yang lain mendapatkan uang penganti bensin.” pungkasnya. (dex)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *