Langsung ke konten
News
Kasus Tewasnya Seorang Pria Berinisial KD yang Diduga Mencuri Ayam Sebelum Diamuk Massa Terduga Pencuri Ayam di Bali Tewas Dimassa, KemenHAM Dorong Proses Hukum Proyek U-Ditch Sebesar Rp398.107.149,01 yang Dikerjakan oleh CV Inata Kusuma Sakti Diduga Amburadul Proyek U-Ditch Desa Bakung Kanor Diduga Asal Pasang dan Tidak Sesuai Dengan Spesifikasi Misteri di Balik Curas Toko Emas Bersenjata Api Laras Panjang Adalah Seorang Oknum Anggota Polri
RADAR ANTARA
RADAR ANTARA
  • Kriminal
  • Ragam
  • Nasional
  • Investigasi
  • Edukasi
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI
  • Opini
  • Desa
  • Polri
  • Dunia
  • viral
  • Uncategorized
Beranda Opini Mafia BBM Subsidi Bermain, Solar SPBU Diduga Mengalir ke Tambang Dan Proyek
Opini, viral  

Mafia BBM Subsidi Bermain, Solar SPBU Diduga Mengalir ke Tambang Dan Proyek

masbam990
Radar Antara
Mei 19, 2026
Ilustrasi
radarantara.com/ –  Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, petani, nelayan, dan angkutan umum, kini diduga justru mengalir ke aktivitas proyek dan tambang ilegal.
Fenomena ini menjadi persoalan serius karena subsidi negara yang berasal dari uang rakyat diduga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu demi kepentingan bisnis dan keuntungan pribadi.
Praktik penyalahgunaan BBM subsidi tersebut bukan lagi rahasia umum. Di sejumlah daerah, distribusi BBM bersubsidi diduga kerap “bermain” di lapangan.
Mulai dari pengumpulan BBM menggunakan jerigen, pengangkutan dengan mobil pribadi hingga pengisian berulang di SPBU, semuanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan alat berat proyek maupun aktivitas pertambangan ilegal.
Padahal, pemerintah telah menegaskan bahwa BBM subsidi hanya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu dan sektor usaha mikro. Penggunaan BBM subsidi untuk kepentingan industri, perusahaan besar, proyek konstruksi maupun operasional alat berat jelas tidak dibenarkan.
Subsidi Untuk Rakyat.
Secara aturan, BBM subsidi merupakan bentuk bantuan pemerintah agar masyarakat kecil tetap dapat memenuhi kebutuhan energi dengan harga terjangkau. Kelompok yang diprioritaskan menerima subsidi di antaranya petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga transportasi umum.
Namun dalam praktiknya, kuota BBM subsidi justru diduga banyak “bocor” ke sektor yang tidak berhak menerima. Ironisnya, alat berat proyek dan tambang ilegal disebut-sebut ikut menikmati BBM bersubsidi yang seharusnya menjadi hak masyarakat kecil.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Bagaimana BBM subsidi bisa sampai ke lokasi proyek atau tambang yang jauh dari pengawasan? Siapa pihak yang bermain di balik distribusi tersebut? Dan mengapa praktik seperti ini masih terus terjadi?
Modus terorganisir
Dari informasi yang dihimpun, modus yang digunakan terbilang beragam. Ada yang memanfaatkan kendaraan pribadi untuk mengisi BBM subsidi secara berulang di SPBU. Setelah itu, BBM dipindahkan ke jerigen dan dibawa menggunakan mobil pick up menuju lokasi proyek maupun tambang ilegal.
Di lapangan, BBM tersebut kemudian ditumpuk dalam jerigen tanpa standar keamanan yang memadai. Bahkan, ada dugaan praktik penyedotan BBM dari tangki kendaraan untuk kemudian digunakan mengoperasikan alat berat.
Ironisnya, di sejumlah lokasi proyek tidak ditemukan fasilitas penyimpanan resmi seperti baby tank berizin. Yang terlihat justru tumpukan jerigen berisi solar subsidi yang diduga berasal dari SPBU.
Praktik ini tentu memunculkan dugaan lemahnya pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi. Tidak sedikit masyarakat menilai ada oknum-oknum tertentu yang bermain memanfaatkan situasi demi meraup keuntungan besar.
Penyalahgunaan BBM Subsidi bisa dipidana
Penggunaan BBM subsidi untuk kepentingan proyek maupun industri bukan sekadar pelanggaran administratif. Tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah.
Ketentuan itu diatur dalam Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Selain itu, pengaturan mengenai distribusi BBM subsidi juga diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014.
Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa pelaku penyalahgunaan BBM subsidi dapat dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.
Karena itu, aparat penegak hukum bersama BPH Migas dan instansi terkait diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi di lapangan.
Penindakan tegas dinilai penting agar subsidi negara benar-benar tepat sasaran dan tidak lagi dinikmati oleh pihak yang tidak berhak.
Proyek dan tambang jadi lahan cuan
Besarnya kebutuhan BBM untuk proyek dan aktivitas tambang diduga menjadi alasan utama praktik ini terus berlangsung. Dengan selisih harga yang cukup jauh antara BBM subsidi dan nonsubsidi, banyak pihak tergoda mencari keuntungan instan
“Kalau ada proyek, biasanya ada saja pihak yang memanfaatkan situasi untuk bermain BBM subsidi,” ungkap seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, praktik tersebut kerap melibatkan jaringan tertentu yang bekerja secara terorganisir. Mulai dari pengumpul BBM di SPBU hingga pihak yang mendistribusikannya ke lokasi proyek.
Situasi ini membuat subsidi negara yang seharusnya dinikmati masyarakat kecil justru berubah menjadi “ladang cuan” bagi oknum-oknum tertentu.
Masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait tidak tutup mata terhadap persoalan ini. Sebab, jika dibiarkan terus terjadi, maka tujuan utama subsidi untuk membantu rakyat kecil hanya akan menjadi slogan semata.
Penulis : Sutrisno Utomo .
Editor : Bambang Setyawan.
Berita Terkait
Baru Seumur Jagung, Bangunan Puskesmas Ngraho Sudah Ambrol
PIPA PDAM BERSERAKAN, WARGA KELUHKAN SALURAN AIR SPAL TERSUMBAT
KLARIFIKASI  ” E ” TIDAK BENAR SAYA MEMINTA UANG, KE OPD UNTUK PEMBELIAN SAPI QURBAN “
Nurul Azizah :“Anak-anak inilah yang nanti akan menggantikan generasi saat ini. Mereka adalah aset dan generasi penerus bangsa.
Telur Gayatri Mulai Masuk Kantor Dinas
Puluhan Kubik Kayu Ilegal Berhasil Diamankan Polres Bojonegoro 
Komentar

Baca Juga

FB IMG
Baru Seumur Jagung, Bangunan Puskesmas Ngraho Sudah Ambrol
IMG 20260530
PIPA PDAM BERSERAKAN, WARGA KELUHKAN SALURAN AIR SPAL TERSUMBAT
IMG 20260530 WA0044
KLARIFIKASI  ” E ” TIDAK BENAR SAYA MEMINTA UANG, KE OPD UNTUK PEMBELIAN SAPI QURBAN “
1000053814 11zon
Nurul Azizah :“Anak-anak inilah yang nanti akan menggantikan generasi saat ini. Mereka adalah aset dan generasi penerus bangsa.
IMG 20260526 144748 copy 719x891
Telur Gayatri Mulai Masuk Kantor Dinas
IMG 20260521
Puluhan Kubik Kayu Ilegal Berhasil Diamankan Polres Bojonegoro 

Rekomendasi untuk kamu

FB IMG
Baru Seumur Jagung, Bangunan Puskesmas Ngraho Sudah Ambrol

Bojonegoro – Proyek pemerintah yang sumber dananya dari uang rakyat harusnya tak mengecewakan rakyat. Jika…

IMG 20260530
PIPA PDAM BERSERAKAN, WARGA KELUHKAN SALURAN AIR SPAL TERSUMBAT

MK, Lahat – Sumsel : 30 Mei 2026. Pewarta. /FER Warga sekitar di rt. 8,9…

IMG 20260530 WA0044
KLARIFIKASI  ” E ” TIDAK BENAR SAYA MEMINTA UANG, KE OPD UNTUK PEMBELIAN SAPI QURBAN “

Pewarta. : Fer. MK, Lahat_ Sumsel : 30 Mei 2026. Terkait viral nya pemberitaan  tentang…

1000053814 11zon
Nurul Azizah :“Anak-anak inilah yang nanti akan menggantikan generasi saat ini. Mereka adalah aset dan generasi penerus bangsa.

Bojonegoro radarantara.com/– Ratusan anak Taman Kanak-kanak (TK) dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro memadati Pendopo…

IMG 20260526 144748 copy 719x891
Telur Gayatri Mulai Masuk Kantor Dinas

Opini, foto ilustrasi  Bojonegoro – Suasana berbeda terlihat di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta…

IMG 20260521
Puluhan Kubik Kayu Ilegal Berhasil Diamankan Polres Bojonegoro 

Pres Rilis. Bojonegoro radarantara.com/ -Satreskrim Polres Bojonegoro mengamankan HY (33), warga Desa Cancung, Kecamatan Bubulan,…

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

  • Kasus Tewasnya Seorang Pria Berinisial KD yang Diduga Mencuri Ayam Sebelum Diamuk Massa
    Juli 27, 2026
    Kasus Tewasnya Seorang Pria Berinisial KD yang Diduga Mencuri Ayam Sebelum Diamuk Massa
  • Terduga Pencuri Ayam di Bali Tewas Dimassa, KemenHAM Dorong Proses Hukum
    Juli 27, 2026
    Terduga Pencuri Ayam di Bali Tewas Dimassa, KemenHAM Dorong Proses Hukum
  • Proyek U-Ditch Sebesar Rp398.107.149,01 yang Dikerjakan oleh CV Inata Kusuma Sakti Diduga Amburadul
    Juli 27, 2026
    Proyek U-Ditch Sebesar Rp398.107.149,01 yang Dikerjakan oleh CV Inata Kusuma Sakti Diduga Amburadul
  • Proyek U-Ditch Desa Bakung Kanor Diduga Asal Pasang dan Tidak Sesuai Dengan Spesifikasi
    Juli 26, 2026
    Proyek U-Ditch Desa Bakung Kanor Diduga Asal Pasang dan Tidak Sesuai Dengan Spesifikasi
  • Misteri  di Balik Curas Toko Emas Bersenjata Api Laras Panjang Adalah Seorang Oknum  Anggota Polri
    Juli 21, 2026
    Misteri di Balik Curas Toko Emas Bersenjata Api Laras Panjang Adalah Seorang Oknum Anggota Polri
  • 630 Pemuda Tulungagung positif HIV-AIDS
    Juli 21, 2026Juli 21, 2026
    630 Pemuda Tulungagung positif HIV-AIDS

Popular

  • Kapolsek Kasiman Menerima Surprise Tumpeng dan Ucapan Hari Bhayangkara Ke-80 Dari Camat Kasiman
    Juli 4, 20260 Komentar
    Kapolsek Kasiman Menerima Surprise Tumpeng dan Ucapan Hari Bhayangkara Ke-80 Dari Camat Kasiman
  • Galian C Ilegal Kembali Marak di Desa Wedoro Sugihwaras Warga Resah
    Juli 4, 2026Juli 4, 20260 Komentar
    Galian C Ilegal Kembali Marak di Desa Wedoro Sugihwaras Warga Resah
  • Diduga Kepala Desa Goyangan Trucuk  Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan, Ada Apa…!!?
    Juli 4, 20260 Komentar
    Diduga Kepala Desa Goyangan Trucuk Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan, Ada Apa…!!?
  • Galian C  di Desa Wedoro Sugihwaras Diduga Kebal Hukum Warga Resah
    Juli 9, 20260 Komentar
    Galian C di Desa Wedoro Sugihwaras Diduga Kebal Hukum Warga Resah
  • PJI Bojonegoro Lanjutkan Program Bantuan Listrik untuk Warga Kurang Mampu, Komitmen Hadirkan Manfaat Nyata
    Juli 11, 20260 Komentar
    PJI Bojonegoro Lanjutkan Program Bantuan Listrik untuk Warga Kurang Mampu, Komitmen Hadirkan Manfaat Nyata
  • Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Gedung Polda Metro Jaya jelang Konpers, 11 Kontainer Disiapkan
    Juli 12, 20260 Komentar
    Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Gedung Polda Metro Jaya jelang Konpers, 11 Kontainer Disiapkan
RADAR ANTARA
    Tentang Kami | Iklan | Pedoman Media Siber | Kontak | Redaksi | Disclaimer | © RADAR ANTARA.com 2024
    • Kriminal
    • Ragam
    • Nasional
    • Investigasi
    • Edukasi
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI
    • Opini
    • Desa
    • Polri
    • Dunia
    • viral
    • Uncategorized