Keributan Berujung Maut, Jukir Tewas Ditembak Polisi

  • Bagikan
Images (27)

PALU- Keributan terkait parkir di depan sebuah minimarket di Jalan Tombolututu Atas, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Palu, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 20.40 Wita berujung maut. Seorang juru parkir (jukir) berinisial D (37) meninggal dunia usai ditembak anggota Bidpropam Polda Sulteng, Aipda AA.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Achmad Muhaimin menjelaskan, insiden bermula saat Aipda AA yang baru keluar dari minimarket didatangi D yang berbaju merah untuk menanyakan soal parkir.

Percakapan tersebut berkembang menjadi cekcok hingga perkelahian fisik. Situasi memuncak ketika D menyerang Aipda AA menggunakan parang ke arah wajah. Aipda AA berusaha menangkis serangan tersebut hingga menyebabkan jari manis tangan kirinya terputus.

Dalam kondisi terdesak, Aipda AA melepaskan satu tembakan peringatan dari senjata api jenis HS. “Aipda AA kemudian mengeluarkan senjata api jenis HS dan melepaskan satu tembakan peringatan, namun, berdasarkan hasil investigasi, saudara D masih mengejar dengan parangnya sehingga Aipda AA melepaskan sejumlah tembakan ke arah saudara D,” jelas Achmad, Jumat (28/8/2026).

Penembakan tersebut juga menyebabkan seorang warga berinisial MA, yang sedang mengintip dari booth jahit sepatu di samping minimarket, diduga terkena peluru nyasar.

Usai kejadian, Aipda AA dibantu warga menuju RS Bhayangkara Palu, sedangkan D dan MA dilarikan ke RS Tingkat III Dr Shindu Trisno. D kemudian dirujuk ke RSUD Anutapura Palu sekitar pukul 23.30 Wita,

Namun dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 02.30 Wita. Polda Sulteng menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya D dan memastikan kasus ini masih dalam proses penyelidikan menyeluruh. Achmad mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi selama proses penanganan berlangsung.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *