SURABAYA- Seorang pemuda berinisial SA (24), warga Tenggumung Baru Mulya, Semampir, yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya pada Senin (17/8/2026) malam.
Terduga pelaku meregang nyawa akibat menderita luka parah di bagian luar dan dalam usai tertabrak kendaraan serta menjadi bulan-bulanan warga saat tepergok mencuri sepeda motor Honda Beat di kawasan Jalan Jagir, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Pemilik kendaraan, Junaedi (50), menuturkan bahwa insiden tersebut terjadi saat ia sedang berada di dalam tempat usaha mebelnya.
Ia baru menyadari motornya menjadi sasaran pencurian setelah mendengar teriakan warga dan mendapati pelaku sudah babak belur diamuk massa. Rupanya, meski pelaku telah berhasil membobol kunci setir, pelariannya gagal lantaran Junaedi memasang gembok pengaman tambahan pada piringan cakram.
Alhasil, ketika pelaku mencoba menggas motor tersebut, ia seketika terjatuh.
Panik lantaran aksinya tepergok, pelaku berusaha melarikan diri dengan menyeberang jalan menuju seorang rekannya yang sudah menunggu.
Namun nahas, saat menyeberang ia justru tertabrak mobil dan sepeda motor yang melintas, lalu terguling dan langsung dikepung oleh massa yang geram hingga tak sadarkan diri. Aksi main hakim sendiri tersebut baru bisa dihentikan setelah aparat kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan dan mengevakuasi pelaku yang kritis ke rumah sakit.
“Meninggal dunia di rumah sakit jam 21.51. Inisial SA, 24, warga Jalan Tenggumung Baru Mulya, Semampir,” ucap Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Jodi Satya.












