3 Petugas Pertanian Tewas Ditembak KKB di Papua, Negara Diminta Tak Tinggal Diam

  • Bagikan
1789054212518

PAPUA- Tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak kelompok bersenjata di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026). Ketiganya merupakan bagian dari rombongan petugas yang baru selesai meninjau kegiatan cetak sawah dan menyalurkan bantuan pangan serta ternak kepada masyarakat di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima.

Ketiga korban yakni AR (49), Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya, AAM (35), dan WB/WM (24/25). AR dan AAM tewas di lokasi, sedangkan satu korban sempat dievakuasi ke RSUD Wamena sebelum akhirnya meninggal dunia. Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan keterlibatan KKB Kodap III Ndugama, namun identitas pelaku masih didalami.

Anggota Komisi XIII DPR Mafirion Syamsuddin Rogo mendesak pemerintah bertindak tegas karena penembakan terhadap warga sipil dinilai sebagai pelanggaran HAM berat.

“Tindakan KKB yang men*mbak tiga pegawai Dinas Pertanian ini adalah tindakan yang tidak manusiawi. Ini adalah pelanggaran HAM yang tidak boleh ada toleransi,” ujar Mafirion kepada wartawan, Kamis (10/9/2026). Ia menilai tanpa tindakan tegas dan terukur, warga sipil di wilayah konflik akan terus hidup dalam ketakutan.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman memastikan bantuan pangan dan ternak di Papua tidak akan dihentikan akibat ancaman kekerasan.

“Program bantuan pangan dan ternak untuk masyarakat Papua tidak boleh berhenti karena ancaman kekerasan. Negara harus hadir lebih kuat, melindungi setiap pahlawan pangan yang bertaruh nyawa demi menjamin kecukupan pangan rakyat Papua,” ujar Amran.

Ia juga meminta Satgas Operasi Damai Cartenz serta TNI-Polri mengusut tuntas kasus tersebut, memberikan jaminan keamanan ekstra bagi petugas pertanian, dan menyampaikan dukungan kepada keluarga korban.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *